Paradigma Baru Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pendidikan, Pendidikan Agama Islam, Pengembangan kurikulum
Main Article Content
Abstract
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan guna mengetahui Paradigma Baru Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam, Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan atau library research, yaitu penelitian yang dilakukan melalui mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang bertujuan dengan objek penelitian atau pengumpulan data yang bersifat kepustakaan. Adapun pendekatan yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan semiotik, hasil riset ini menjukan bahwa pengembangan kurikulum bidang Pendidikan Agama Islam menjadi bagian dari strategi pendidikan dalam membentuk karakter peserta didik yang syahid terhadap perkembangan, pertumbuhan dan perkembangan manusia seutuhnya.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Ahmad, F. (2017). Pendidikan Inklusif Berbasis Kearifan Lokal Dalam Praktik Sosial di Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo Jawa Timur. Proceedings Ancoms 1St Annual Conference For Muslim Scholars, 715–725.
Asrohah, H., & Alamsyah, A. A. (2016). Buku Ajar Pengembangan Kurikulum. Surabaya: Kopertais IV Press.
Baharun, H. (2017). Pengembangan Kurikulum : Teori dan Praktik (Konsep, Prinsip, Model, Pendekatan dan Langkah-langkah Pengembangan Kurikulum PENDIDIKAN AGAMA ISLAM). Yogyakarta: Cantik Pustaka.
Fauzi, A. (2015). Pengembangan Human Relation Perspektif Nilai-nilai alQur’an. Mutawatir UIN Sunan Ampel Surabaya, 1(2), 168–179.
Fauzi, A. (2017a). Building Transformative Management Epistemology at Pondok Pesantren Based on Local Wisdom. In Proceedings of the 1 st International Conference on Education and Islamic Culture “Rethinking Islamic Education Toward Cultural Transformation.” Islamic Institute of Nurul Jadid Probolinggo.
Fauzi, A. (2017b). Building Transformative Management Epistemology at Pondok Pesantren Based on Local Wisdom. In Proceedings of the 1 st International Conference on Education and Islamic Culture “Rethinking Islamic Education Toward Cultural Transformation.” UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Hamalik. (2016). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Ihsan, H., & Ihsan, A. F. (2017). Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Juwariyah. (2015). Dasar-Dasar Pendidikan Anak Dalam Al-Qur’an. Yogyakarta: Teras.
Majid, A., & Andayani, D. (2015). Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mestika, Z. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan (Cet. ke-1). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Muhaimin. (2017). Pengambangan rikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah dan Perguruan Tingg. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Posangi, S. S. (2020). Landasan Kurikulum Pendidikan Islam. Pendidikan Islam, 4(1), 1–11.
Sari, M., & Asmendri. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Jurnal Penelitian Bidang IPA Dan Pendidikan IPA, 6(1), 13.
Siswanto. (2016). Model Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 5(2), 107–128.
Subandiah. (2015). Pengembangan dan Inovasi Kurikulum. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sukmadinata, S. N. (2016). Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Yamin, M. (2015). Manajemen Mutu Kurikulum Pendidikan. Yogyakarta: Diva Press.
Yuliantini, Y. D. A. W. P. (2017). Semiotika Dalam Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Karya Tere Liye. Jurnal Literasi, 1(2), 68. https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/literasi/article/view/785