Pendidikan Agama Islam dan Internalisasi Sikap Bermusyawarah : Analisis Konseptual Berbasis Tauhid

Authors

  • Muhammad Azhar Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Ilmi Tanjungbalai

DOI:

https://doi.org/10.66801/ryd.v4i1.271

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, musyawarah, syura, tauhid, karakter

Abstract

Musyawarah merupakan salah satu prinsip penting dalam ajaran Islam yang tidak hanya berkaitan dengan mekanisme pengambilan keputusan, tetapi juga merepresentasikan nilai persamaan, tanggung jawab, penghargaan terhadap perbedaan, dan pencarian kemaslahatan bersama. Dalam konteks pendidikan, sikap bermusyawarah perlu diinternalisasikan melalui Pendidikan Agama Islam (PAI) secara lebih mendalam agar tidak berhenti pada penguasaan konsep, tetapi berkembang menjadi karakter peserta didik. Artikel ini bertujuan menganalisis peran PAI dalam menanamkan sikap bermusyawarah dengan menjadikan ilmu tauhid sebagai landasan teologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari literatur ilmiah berupa artikel jurnal terakreditasi dan sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi sikap bermusyawarah dalam PAI dapat dibangun melalui tiga dimensi tauhid. Tauhid Rububiyah menanamkan kesadaran tentang kesamaan manusia sebagai makhluk Allah dan keterbatasan pengetahuan manusia. Tauhid Uluhiyah menempatkan musyawarah sebagai aktivitas yang diarahkan pada ketaatan kepada Allah dan kemaslahatan, bukan kemenangan pribadi. Sementara itu, tauhid Asma wa Sifat memberikan orientasi etis berupa kebijaksanaan, kasih sayang, penghargaan terhadap orang lain, dan pencarian pengetahuan sebelum mengambil keputusan. Implementasi nilai tersebut dapat dilakukan melalui pembelajaran dialogis, diskusi, pembiasaan pengambilan keputusan secara kolektif, keteladanan guru, serta integrasi nilai syura dalam materi PAI. Dengan demikian, PAI berbasis tauhid dapat membentuk sikap musyawarah yang tidak hanya demokratis secara prosedural, tetapi juga berlandaskan akhlak dan tanggung jawab teologis.

References

Amin, M. K. (2022). Manajemen pesantren mahasiswa dalam penguatan moderasi beragama santri (Studi kasus di Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang). Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(4). https://doi.org/10.18860/uajmpi.v1i4.1741

Atika, N. (2024). Implementasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam pengembangan kehidupan moderasi beragama siswa. Al-Miskawaih: Journal of Science Education, 2(2). https://doi.org/10.56436/mijose.v2i2.299

Bahri, S. (2024). Peran guru Pendidikan Agama Islam terhadap upaya pemahaman moderasi beragama bagi peserta didik: Studi kasus SMA Negeri 1 Pomalaa. Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan, 10(2), 135–152. https://doi.org/10.32923/edugama.v10i2.4056

Erviana, N., Marlina, & Ikhsanudin, M. (2024). Implementasi nilai-nilai demokratis dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 251–260. https://doi.org/10.30599/jpia.v11i3.3856

Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. (2023). Analisis kegiatan musyawarah melalui produktivitas pembelajaran problem based learning (PBL) pada materi jual beli mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Ma’had ’Aly Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 211–228. https://doi.org/10.32478/evaluasi.v7i2.1567

Heriyudanta, M. (2023). Internalisasi nilai-nilai Islam moderat dalam proses pendidikan Islam di Indonesia. MA’ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 203–215. https://doi.org/10.21154/maalim.v4i2.7250

Rahim, R., Tengku Kasim, T. S. A., & Rekan, A. A. (2025). Syura dan muhasabah dalam kepimpinan distributif oleh guru Pendidikan Islam: Memperkukuh komuniti pembelajaran profesional. Journal of Islamic Educational Research, 11(1). https://doi.org/10.22452/jier.vol11no1.2

Ramdani, M. I., Fadilah, W., & Umam, H. (2023). Strategi guru PAI dalam membina moderasi beragama siswa. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(7), 4827–4833. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i7.2353

Siswoyo. (2024). Penguatan nilai musyawarah dan akhlak Islami melalui metode diskusi dalam pembelajaran Aqidah Akhlak. Aulada: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak, 6(1), 16–28. https://doi.org/10.31538/aulada.v6i1.9782

Wahab, A., Hidayat, M., Saefudin, A., & Rahmawati, D. (2023). Kurikulum Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama berbasis wasathiyah. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(4), 2749–2764. https://doi.org/10.30868/ei.v12i04.4440

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Azhar, M. (2026). Pendidikan Agama Islam dan Internalisasi Sikap Bermusyawarah : Analisis Konseptual Berbasis Tauhid. RIYADHAH - Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 73–84. https://doi.org/10.66801/ryd.v4i1.271