Mengungkap Sejarah Dan Makna Simbolik Pulut Dalam Budaya Melayu Padamasyarakat Melayu Di Desa Bandar Pasir Mandoge

Kebudayaan, Pulut, Suku Melayu

Penulis

  • Faradiza Ariska Br Sitorus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan
  • Nuriza Dora Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Kata Kunci:

Kebudayaan, Pulut, Suku Melayu

Abstrak

Penelitian ini mengkaji tentang makna simbolik dari pulut pada masyarakat Melayu di Desa BP.Mandoge, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami, melestarikan, dan menghormati warisan budaya ini serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang mencakup observasi partisipatif, wawancara dengan anggota masyarakat setempat, dan analisis terhadap aspek-aspek makna simbolik pulut dalam berbagai aspek, yaitu dalam acara acara melayu, pernikahan dan religius, dan nilai- nilai yang terkandung dalam pulut. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat makna simbolik pulut dalam berbagai acara tradisi dalam suku Melayu yang masih kental dan dalam masyarakat Bp. Mandoge. Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi ini mencakup nilai teori, nilai ekonomi, nilai agama, nilai seni, nilai solidaritas, dan nilai kuasa. Upaya pelestarian dan revitalisasi tradisi ini melibatkan kolaborasi dengan komunitas setempat, pendidikan generasi muda, dan partisipasi dalam festival budaya.

Referensi

Rita,dkk. 2022. Tradisi ziarah makam pada Masyarakat Melayu di desa bintai Buyu Kabupaten Bintan. Jurnal: pendidikan sosiologi dan humaniora. Vol 13 (2). Hal 348-355

Monarovan Jhon,dkk. 2022. Makna upacara utang tahunan masyarakat melayu Indragiri hulu. Vol 4 (2). Hal 124-139

Yusin Muhammad,dkk. 2023. Nilai-Nilai pendidikan Islam yang terdapat pada pulut kuning dalam acara Khatam Alquran di Dea teluk lancar kecamatan Bantan kabupaten Bengkalis. Jurnal: Al-kifayah. Vol 2(1). Hal 140-149

Salleh norhuda,dkk. 2019. Komunikasi bukan lisan : analisis Makna pulut semangat dalam adat perkawinan masyarakat Melayu Selangor.Vol 7.

Tarwiyani tri. 2020. Sejarah kebudayaan Melayu. Vol 6(2). Hal 86-93 Hasan Yunani. 2014. Menulusuri asal usul Bangsa Melayu.

Sugiyono. (2021). METODE PENELITIAN KUALITATIF. Bandung : Alfabeta

Diterbitkan

2024-01-08