SOSIALISASI STOP BULLYING PESERTA DIDIK DI SANGGAR BIMBINGAN KAMUS GOMBAK UTARA, MALAYSIA
Main Article Content
Abstract
ABSTRAK
Bullying merupakan perilaku negatif yang sering terjadi dilingkungan pendidikan dasar dan dapat berdampak pada perkembangan psikologis, sosial, serta hasil belajar peserta didik. Perundungan yang berlangsung berulang dapat menurunkan rasa percaya diri, menimbulkan ketakutan, dan menghambat pembentukan karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Stop Bullying di Sanggar Bimbingan (SB) Kamus Gombak Utara, Malaysia, serta mengetahui pemahaman peserta didik setelah mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan dilaksanakan pada 06 Februari 2026 dengan melibatkan 32 peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi langsung, pemutaran video edukasi, diskusi, dan simulasi role play. Hasil penelitian menunjukkan peserta didik antusias mengikuti kegiatan dan mengalami peningkatan pemahaman tentang bullying, jenis, dampak, serta cara mencegahnya. Kegiatan ini juga menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan keberanian peserta didik untuk melaporkan tindakan bullying kepada guru. Program ini efektif dalam membangun budaya anti-bullying serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan harmonis.
ABSTRACT
Bullying is a negative behavior that frequently occurs in elementary school settings and can impact students’ psychological and social development, as well as their academic performance. Repeated bullying can lower self-confidence, cause fear, and hinder children’s character development. This study aims to describe the implementation of the “Stop Bullying” awareness campaign at the Kamus Gombak Utara Guidance Center (SB) in Malaysia, as well as to assess students’ understanding following the activity. The activity was conducted on February 6, 2026, involving 32 students. This study employed a qualitative descriptive method using direct observation, educational video screenings, discussions, and role-play simulations. The results indicated that students enthusiastically participated in the activity and demonstrated improved understanding of bullying, its types, impacts, and prevention methods. This activity also fostered empathy, social awareness, and the courage of students to report bullying incidents to teachers. This program is effective in building an anti-bullying culture and creating a safe and harmonious learning environment.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Damayanti, P. D. S., Handayani, F., Ramahwati, Y., Suhernah, S., Cahyani, A. D., & Tilova, M. H. (2023). Peranan psikologi pendidikan untuk pencegahan perundungan siswa sekolah dasar. Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 4(1). https://doi.org/10.31943/counselia.v4i1.60
Dayakisni, T., & Novalia. (2013). Perilaku asertif dan kecenderungan menjadi korban bullying. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 1(1), 169–175. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jipt/article/view/1358
Firmansyah, F. A. (2022). Peran guru dalam penanganan dan pencegahan bullying di tingkat sekolah dasar. Jurnal Al-Husna, 2(3). https://doi.org/10.18592/jah.v2i3.5590
Hidayatullah, A. S. (2024). Edukasi anti bullying sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap bullying: Studi kasus di padukuhan Karangpadang. KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat. https://ejournals.itda.ac.id/index.php/KACANEGARA/article/view/2373
Nurfaniza, I., & Margaret, M. (2024). Fenomena korban bullying sekolah dasar negeri X di wilayah Karang Tengah. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(4). https://doi.org/10.38035/rrj.v6i4.900
Oktaviany, D., & Ramadan, Z. H. (2023). Analisis dampak bullying terhadap psikologi siswa sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1245–1251. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5400
Permatasari, C., Rahmawati, D., & Suryani, N. (2025). The impact of bullying on self-confidence of primary school students. Asian Journal of Multidisciplinary Research and Analysis, 3(1), 112–120. https://journal.berpusi.co.id/index.php/Ajomra/article/view/527
Priyatna, A. (2010). Let's end bullying: Memahami, mencegah, dan mengatasi bullying. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Ramadani, F., Ningsih, T., & Yahya, M. S. (2026). Bullying sebagai praktik ketidaksetaraan kekuasaan di lingkungan pendidikan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 48–57. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7738
Sobry, M., & Hadisaputra, S. (2025). Implementasi program anti-bullying di sekolah dasar: Tinjauan literatur dan tantangan penerapan. Journal of Governance and Social Research (JOGRESS), 19(3), 334–343. https://doi.org/10.56557/jogress/2025/v19i39334
Surilena. (2016). Perilaku bullying (perundungan) pada anak dan remaja. Cermin Dunia Kedokteran, 43(1), 35–38. https://cdkjournal.com
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. https://peraturan.bpk.go.id
Wibowo, H., Fijriani, F., & Krisnanda, V. D. (2021). Fenomena perilaku bullying di lingkungan sekolah. Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa, 1(2), 157–166. https://doi.org/10.30998/ocim.v1i2.5888
Wijaya, A. D. S., Ariza, N., Elsa, N., Afandhy, I., Iswandi, & Zahir, A. (2026). Sosialisasi stop bullying di SDN 95 Bulo. Insanta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1). https://doi.org/10.61924/insanta.v4i1.211